DEMA IAIN Langsa menyelenggarakan Seminar Internasional
Langsa- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushulludi Adab Dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Langsa, menyelenggarakan kegiatan seminar Internasional dengan tema " The Urgeney of da'wah in The Disruptive Era”, yang di hadiri oleh ratusan Mahasiswa yang ada di IAIN Langsa di aula Laboratorium kampus setempat (28/11/19).
Seminar internasional itu menghadirkan narasumber dari sejumlah negara diantaranya, Murat Karayildirim dari Turky, Dr. Zulkefli Bin Aini dari Malaysia, Suryani Hardjo, S. Psi, MA, Psikolog dari Sumatera Utara dan Dr. Asrar Mabrur Faza, MA dosen IAN Langsa.
Kegiatan ini di lakukan guna untuk mengali potensi mahasiswa dalam berdakwah di digital, perkembangan zaman di zaman sekarang untuk mendengar dakwah tidak lagi terbatas pada dakwah dalam lisan saja tapi kita sekarang bisa jugak melalui media.
Kamaruddin selaku Ketua Umum DEMA FUAD mengatakan dalam sambutannya, sejarah IAIN Langsa kegiatan seminar internasional yang dilaksanakan oleh DEMA FUAD ini merupakan seminar internasional pertama yang menghadirkan narasumber dari luar negeri langsung.
Kamaruddin berharap, seminar ini nantinya mampu menghasilkan sebuah pencerahan mengenai urgensi dakwah di era disruptif.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa Dr. H. Muhammad Suhaili Sufyan, MA saat membuka seminar internasional yang diselenggarakan oleh DEMA FUAD mengatakan bahwasannya sekarang dalam berdakwah lebih mudah di dalam media, namun demikian penyampaian dakwah dapat dikembangkan lewat ICT, (information, communication dan teknologi).
"Dulunya kita sering menyebutkan bahwa ada dakwah bil lisan dan dakwah bilhal kemudian dalam era distrupsi ini kita harus mengembangkan ide dengan menggunakan ICT (information, communication, teknologi), mengisi konten-konten dakwah di media sosial,"jelasnya.
Dikatakannya, saat ini banyak konten media sosial yang diisi dengan konten-konten negatif yang tidak memiliki dampak positif malah dapat merusak cara berfikir generasi muda.
"Kawan-kawan yang berada di Fakultas Dakwah ini harus konten dakwah sehingga konten-konten negatif itu bisa dihilangkan dan konten positif (dakwah) bisa berkembang untuk memberikan pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan,"ungkaspnya.

Tidak ada komentar