Breaking News

Rambu lalu lintas hanya jadi pajangan semata 

Rekayasa lalu lintas yang di Kota Kuala Simpang, ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang, tak sepenuhnya mampu menjawab persoalan kesemrawutan jalan. Fenomena kemacetan, parkir serampangan, masih terjadi hingga saat ini. Minggu (27/10)

Rambu lalu lintas yang berdiri tegak di beberapa ruas jalan di kota itu, seakan hanya menjadi pajangan belaka. Tanpa keraguan, pengendara, baik mobil maupun sepeda motor, secara serampangan memarkirkan kendaraannya, bahkan persis di titik larangan parkir.

Wajah kota semakin buruk di mana terdapat banyak lubang menganga di jalan.
Beberapa kali penimbunan dengan material tanah yang dilakukan pemerintah daerah, hanya membuat lubang-lubang teratasi sementara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang melalui Kabid Perhubungan Darat, Edwar Latifurahmansyah mengatakan, sudah pernah beberapa kali melakukan penertiban dan memberikan peringatan kepada pengendara yang memarkir kendaraannya sembarangan.

"Petugas parkir juga sudah kami peringatkan, tidak boleh memakai tempat yang dilarang parkir. Juga terhadap pengelola loket angkutan umum yang masih mengambil sewa di luar tempat yang sudah ditetapkan,” katanya.

Edward tidak membantah jika disiplin dalam melakukan pengawasan dan penindakan selama ini masih kurang, dan hal itu salah satu faktor penyebab kesemrawutan tetap terja

Tidak ada komentar